PADANG PANJANG— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Padang Panjang untuk memperkuat pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan peluncuran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), pelantikan pengurus rintisan Satuan Karya (Saka) Pramuka Nara Abhipraya masa bakti 2026–2031, serta penandatanganan perjanjian kerja sama, Jumat (23/10/2026).
Ketiga agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan, mengembangkan keterampilan, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Dalam prosesi pelantikan pengurus rintisan Saka Pramuka Nara Abhipraya di bawah naungan Kwartir Cabang (Kwarcab) 12 Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang, Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing oleh Ketua Harian Kwarcab 12, Ny. Maria Feronika Hendri.
Kegiatan tersebut disaksikan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra; Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri; Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sumatera Barat, Dewi Nofyenti; Ketua PWI Kota Padang Panjang, Suprianto; serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.
Wakil Wali Kota Allex Saputra mengapresiasi langkah Rutan dalam menghadirkan program pembinaan yang melibatkan berbagai pihak. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kepedulian dan sinergi dalam memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki diri.
Menurut Allex, kehadiran PKBM menjadi langkah penting untuk membuka kesempatan bagi warga binaan dalam memperoleh pendidikan dan meningkatkan kualitas diri.
“Pemerintah Kota siap berkolaborasi untuk mendampingi program pembinaan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Kunrat Kasmiri menjelaskan bahwa pembentukan Saka Pramuka di lingkungan Rutan merupakan salah satu upaya untuk memperkuat jiwa kebangsaan, kedisiplinan, dan karakter warga binaan.
Ia mendorong pengurus yang baru dilantik agar segera menyusun dan melaksanakan kegiatan nyata, seperti Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami), sehingga nilai-nilai kepramukaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Armed






