IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

DBSI FBS UNP Gelar Festival Sastra Mursal Esten XI Tingkat Internasional Tahun 2026

Pembukaan Festival Sastra Mursal Esten (FSME) XI Tingkat Internasional pada 23 dan 24 Oktober 2026.
Pembukaan Festival Sastra Mursal Esten (FSME) XI Tingkat Internasional pada 23 dan 24 Oktober 2026.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG-Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menggelar Festival Sastra Mursal Esten (FSME) XI Tingkat Internasional pada 23 dan 24 Oktober 2026. Festival yang terbuka bagi mahasiswa jenjang D3 hingga S1 ini mengusung tema “Aksara Tak Berbatas: Merawat Budaya melalui Sastra”.

Demikian disampaikan oleh Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP, Dr. Zulfadhli, S.S., M.A. kepada wartawan beritaminang.com di Kampus UNP, Air Tawar Padang.

Lebih lanjut dijelaskan Zulfadhli bahwa kegiatan ini merupakan ajang bagi mahasiswa untuk saling bersilaturahmi dan membangun jejaring.

“Festival ini bukan sekadar perlombaan. Lebih dari itu, festival ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, saling mengenal, dan membangun jejaring lintas kampus yang kelak bermanfaat bagi perkembangan karier dan keilmuan mereka," ujar Zulfadhli.

Panitia dan peserta Festival Sastra Mursal Esten (FSME) XI Tingkat Internasional pada 23 dan 24 Oktober 2026.
Panitia dan peserta Festival Sastra Mursal Esten (FSME) XI Tingkat Internasional pada 23 dan 24 Oktober 2026.


Sementara itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang, diwakili Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswa dan Alumni, Dr. Havid Ardi, S.Pd. M.Hum. dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Menurutnya, sastra adalah salah satu sarana paling efektif untuk menjaga dan mewariskan nilai budaya kepada generasi muda.

“Aksara tidak mengenal batas ruang dan waktu. Melalui karya sastra, nilai budaya yang kita miliki dapat terus hidup dan dikenal lebih luas. Kami berharap festival ini mendorong mahasiswa semakin percaya diri berkarya dan mencintai sastra sebagai bagian dari jati diri bangsa.” tambah Dr. Havid Ardi.

Ketua Panitia, Diantri Seprina Putri, S.S., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan departemen yang kini memasuki penyelenggaraan yang ke-22. Ia mengatakan, festival ini terus dikembangkan agar menjadi wadah yang semakin luas bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas di bidang sastra, bahasa, dan seni pertunjukan.

Diantri menyebutkan, festival tahun ini diikuti 630 peserta dari 105 perguruan tinggi negeri dan swasta, diantaranya dari Universitas Negeri Medan, Universitas Sumatera Utara, UNP, Universitas Andalas, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Jambi, Universitas Padjadjaran, Politeknik Jakarta, UIN Imam Bonjol, Universitas Dharmas Indonesia, dan Universitas Negeri Malang.

Festival ini mempertandingkan dua kelompok cabang lomba. Lomba daring meliputi menulis cerpen, menulis puisi, menulis esai, baca berita, pembawa acara, dan film pendek adaptasi karya sastra. Adapun lomba luring terdiri atas monolog dan baca puisi yang dilaksanakan pada 23 dan 24 Oktober 2026.

Pendaftaran dan pengumpulan karya lomba daring telah dibuka sejak 20 Juli hingga 5 Oktober 2026 lalu, sedangkan pendaftaran lomba luring dibuka sejak 20 Juli hingga 20 Oktober 2026.

Acara puncak dan pengumuman pemenang berlangsung pada 24 Oktober 2026. Panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan bagi para pemenang.

Melalui festival ini, panitia berharap lahir karya dan talenta baru di bidang sastra serta terjalin silaturahmi yang erat antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, sejalan dengan semangat merawat budaya melalui sastra.

Editor : Ermanto
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH