PADANG - Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar kegiatan Pelatihan Penyiaran Radio bagi mahasiswa pada Rabu, (21/10) bertempat di Auditorium FBS UNP.
Demikian disampaikan oleh Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Dr. Zulfadhli, S.S., M.A. kepada wartawan Beritaminang.com di Kampus Air Tawar, Padang.
Lebih lanjut dijelaskan Dr. Zulfadhli bahwa Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang terus mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan pengembangan keterampilan, salah satunya di bidang penyiaran.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya departemen membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri kreatif dan media digital,” ujar Zulfadhli.
Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. dalam sambutannya pada saat acara pembukaan menjelaskan bahwa0 bidang penyiaran saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan meningkatnya penggunaan berbagai platform media digital. Kondisi tersebut membuka peluang bagi mahasiswa untuk tidak hanya berkarier sebagai penulis atau pengajar, tetapi juga sebagai penyiar, presenter, reporter, podcaster, kreator konten, penulis naskah, dan pengelola media.
“Mahasiswa perlu memiliki kompetensi yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Penyiaran menjadi salah satu bidang yang potensial bagi lulusan Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia karena berkaitan erat dengan kemampuan berbahasa, berkomunikasi, menulis, dan mengolah informasi,” tambah Prof. Ermanto.
Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Hasrini Fitria Kamal (Penyiar RRI Pro 2 Padang). Dalam presentasinya, Hasrini memberikan pemahaman dan pengalaman praktis mengenai teknik dasar penyiaran, seperti public speaking, teknik vokal, artikulasi, intonasi, penguasaan naskah, wawancara, penyusunan materi siaran, serta pengelolaan konten audio dan audiovisual.
Dalam kesempatan ini, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan penyiaran sesuai dengan naskah yang telah ditulis sebelumnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus menghasilkan karya penyiaran yang kreatif, informatif, edukatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya departemen dalam memperkuat kompetensi lulusan, keterkaitan pembelajaran dengan dunia kerja, serta kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan industri media dan ekonomi kreatif.






