PADANG - Hari ini adalah usia 72 tahun Universitas Negeri Padang yang dimulai dengan PTPG di Batusangkar yang bersamaan dengan berdirinya PTPG Malang yang menjadi Universitas Negeri Malang dan PTPG Bandung yang menjadi Universitas Pendidikan Indonesia. PTPG Batusangkar akhirnya bertransformasi menjadi Universitas Negeri Padang.
Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Ir. Krismadinata, Ph.D. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (23/10) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.
"Kehadiran sivitas akademika Universitas Negeri Padang pada Dies Natalis Ke-72 Universitas Negeri Padang sangat diharapkan untuk merefleksikan pencapaian Universitas Negeri Padang dan bermanfaat atau berdampak bagi masyarakat," tukuk Rektor Ir. Krismadinata, Ph.D.
Pada kesempatan itu, Rektor Ir. Krismadinata, Ph.D. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Dr. Sulaiman, S.Pd.I., M.Pd. yang merupakan Dosen Departemen Ilmu Agama Islam FIS Universitas Negeri Padang sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial pada Jumat pagi ini.
Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Ustaz Dr. Sulaiman, S.Pd.I., M.Pd. melalui ceramahnya bertopik "Pemuda Pejuang dalam Sejarah Islam: Refleksi Peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026" menyampaikan bahwa peringatan sumpah pemuda adalah sebagai penyemangat diri kita, penyemangat pemuda-pemuda kita, untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa dan agama kita.
"Dalam perjuangan Islam, dalam perjuang bangsa kita, dalam perjuangan sumpah pemuda dipelopori oleh pejuang-pejuang muda, generasi muda atau orang-orang-orang yang relatif muda," jelas Ustaz Dr. Sulaiman, S.Pd.I., M.Pd.
Pada kesempatan itu, Ustaz Dr. Sulaiman, S.Pd.I., M.Pd. menjelaskan para pemuda atau orang-orang muda marilah selalu berkarya dan menjadi pelopor untuk memajukan agama dan bangsa kita.
"Dalam hadis Rasulullah, ditanyakan untuk apa waktu muda digunakan. Dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 104, Allah menyampaikan 'Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung'," tambah Ustaz Dr. Sulaiman, S.Pd.I., M.Pd.
Lebih lanjut Ustaz Dr. Sulaiman, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan bahwa Allah dalam Surat Ali Imran ayat 110 menegaskan Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia (selama) kamu menyuruh (berbuat) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Seandainya Ahlulkitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.
"Peristiwa proklamasi tidaklah terjadi begitu saja tetapi adalah rahmat dari Allah dan usaha dari pejuang-pejuang muda Indonesia yang dilakukan sejak peristiwa sumpah pemuda," tukuk Ustaz Dr. Sulaiman, S.Pd.I., M.Pd.
Subuh Mubarak UNP Pagi Ini: Pemuda Pejuang dalam Sejarah Islam
Berita Terkait






