PADANG ARO - Pasir Talang Selatan tercatat terbanyak dalam mengapresiasi warga masyatakat terdampak Pendemi untuk menerima bantuan BLT yang didanai ABPD, yaitu sebanyak 407 KK.
Selain itu nagari yang terletak dipusat kota Muara Labuh ini juga mencatat jumlah PNS, Pensiunan serta warga masyarakat kategori mampu terbanyak yaitu sekitar 28,2 % (336 KK) dari total 1188 KK di nagari itu.
Meski demikian secara rinci warga masyarakat yang di pimpin Wali Nagari, Zoni Marjis itu tercatat penerima BST Pusat sebanyak 64 KK, BLT Provinsi 48 KK, BLT DD, sebanyak 106 KK, dan BLT Kabupaten 407 KK, yang diserahkan secara simbolis oleh Camat Sungai Pagu, Rolly Almar, Rabu (10/6/2020).
Camat Rolly Almar mengapresiasi tim yang sudah bekerja keras mendata warga nagari yang terdampak Covid-19 untuk mendapat bantuan dari berbagai sumber pendanaan.
Pasalnya semua masyarakat saat ini serba sulit, dan semuanya merasa perlu dibantu. Meski demikian, sesuai dengan persyaratan untuk menerima bantuan dampak Covid, atau warga yang belum terdata, sudah pasti ada masyarakat yang belum masuk daftar penerima bantuan.
Namun jika ada warga yang memiliki syarat lengkap, namun belum terdata, silakan saja untuk memasukan data ke tim satgas covid Nagari, ke Kepala Jorong dan Wali Nagari, untuk selanjutnya di sampaikan ke tim kabupaten.
Maka dari itu, kepada masyarakat yang sudah kecipratan bantuan dampak Covid, sebaiknya pergunakan dana tersebut untuk hal yang betul-betul dibutuhkan membeli ketersesiaan pangan keluarga. Sehingga kerja keras tim pendata dan niat pemerintah untuk membantu masyarakatnya tidak sia-sia, demikian Rolly Alamar.
Sementara itu Wali Nagari Zoni Marjis didampingi Ketua Bamus, Siswadi, Sekna, Riki Suriandi dan Kasi Kesra, Nike Kumala Sari menambahkan, sesuai dengan saran pimpinan, terkait masyarakat yang belum masuk dalam data penerima, terutama masyarakat yang betul-betul terdampak Covid, akan kita rekap untuk diteruskan ke Kabupaten.
"Bupati maupun Camat sudah mengingatkan kami pihak nagari, untuk menerima data masyarakat yang belum masuk dalam daftar penerima bantuan dampak Covid untum disampaikan ke tim di kabupaten, " tambah Zoni Marjis.
Editor : Berita Minang






