Sebelumnya, Kadis Sosial dan PMD Zulkarnaini mengatakan bahwa dari semua skema bantuan yang disalurkan, sebanyak 84% masyarakat akan mendapatkan BLT dan bantuan lain.
Meningkat dari perkiraan sebelumnya sebanyak 77%, dikarenakan adanya kenaikan alokasi anggaran BLT dari Dana Desa/Nagari. Total penerima bantuan tercatat hingga 41.749 KK, atau lebih kurang 84% dari jumlah total KK di Solsel (Total KK di Solsel 49.689 KK, data per Desember 2019)
"Sebanyak 6194 KK dari Dana Desa/Nagari, 6206 KK dari Kemensos, 3463 dari dana propinsi, 8745 KK dari bantuan PKH dan Sembako, serta 17141 KK bersumber dari APBD Kabupaten Solok Selatan," ujarnya rinci.
Ditempat terpisah, Pemimpin Bank Nagari Lubuk Gadang menambahkan, pihaknya telah membentuk 7 tim untuk penyaluran bantuan BLT Kabupaten itu se-Solsel. Sebanyak 4 tim untuk wilayah Bank Nagari Lubuk Gadang dan 3 tim untuk wilayah kerja Bank Nagari Muara Labuh.
Sementara Kabis Sosial Dinas Sosial, mengatakan, bahwa masyarakat yang tidak bisa hadir atau belum bisa menjemput dana BLT Kabupaten saat jadwal yang telah ditetapkan, mohon untuk menunggu jadwal berikutnya.
"Kita akan rapatkan dulu terkait penjadwalan ulang bagi penerima bantuan yang tidak jadir saat pencairan dana BLT Kabupaten," kata Andri Gustova. Jufrianto/AA
Editor : Berita Minang






