IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Nagari Bomas Solsel Gerak Cepat Tetapkan Penerima BLT Dana Desa

Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Penetapan Penerima BLT DD Nagari Bomas Koto Baru. Foto Af Amir
Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Penetapan Penerima BLT DD Nagari Bomas Koto Baru. Foto Af Amir
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG ARO - Secara marathon dan dengan melibatkan berbagai unsur dalam nagari, Pemerintahan Nagari Bomas Koto Baru, Solsel Sumbar telah menetapkan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Nagari Bomas Koto Baru dalam suatu Musyawarah Desa/Nagari bertempat di aula kantor walinagari Bomas, Senin (4/5/2020).

"Alhamdulillah kita baru saja menyelesaikan musyawarah nagari dan menanda tangani kesepakatan penetapan penerima BLT DD dengan Ketua Bamus Nagari, Mairinaldo Saputra, " kata Yuli Herman.

Sehari sebelum digelarnya musyawarah nagari ini, berbagai unsur terkait nagari telah melakukan pendataan ke rumah calon yang di usulkan untuk menerima BLT Dana Desa Nagari Bomas Koto Baru sebanyak 194 Kepala Keluarga (KK)

"Kami menggelar musyawarah nagari dengan Ketua dan anggota bamus nagari dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Bripka Riki Andrea, Babinsa, Serda Irwandi dan Ketua LPMN Zainal. Turut juga Pendamping Lokal Desa (PLD),PD Pendamping Desa Kecamatan (PD), seluruh Kepala Jorong dan Perangkat Nagari," sebutnya.

Setelah melalui kajian dan perdebatan panjang, akhirnya kami telah tetapkan jumlah penerima BLT dari Dana Desa Nagari dalan suatu nota kesepakatan antara Wali Nagari dan Bamus Nagari sebanyak 194 Kepala Keluarga.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Jadi, tadi itu kita menetapkan nama penerima BLT yang dari Dana Desa sebanyak 194 KK, " terang Yuli Herman didampingi Ketua Bamus, Mairinaldo Saputra.

Artinya untuk jumlah Kepala Keluarga Nagari berdasarkan Hasil Pendataan Nagari dalam Kegiatan Open SID serta Data Capil tercatat di Bomas tercatat sebanyak 1045 KK.

Dimana untuk Nagari Bomas terkonfirmasi calon penerima Bansos berdasarkan basis Data Terpadu atau yang sekarang dikenal dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebanyak 220 KK tercatat sebagai penerima BPNT dan PKH.

Selanjutnya diusulkan 209 KK untuk Calon Penerima dana Pusat. Untuk Dana Propinsi 96 KK, dana APBD Kabupaten sebanyak 327 KK, kemudian Dana Desa 30% dari DD Bomas sebanyak 194 KK.

Maka dari kuota seluruh sumber Bansos Pandemi Covid-19, alhamdulillah warga Bomas hampir seratus persen (100%) menerima Bansos setelah dikurangi Kepala Keluarga (KK) dari ASN,TNI Polri,Pensiunan dan keluarga mampu, terang Yuli Herman.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH