IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wabup M. Ihpan Bahas Pembukaan Jalan Baru Penghubung Sumbar--Sumut Bersama Pemkab Madina

Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan bersama Bupati Mandailing Natal H. Syaifullah dan jajaran pemerintah daerah saat membahas rencana pembukaan akses jalan baru penghubung Sumatera Barat--Sumatera Utara, Jumat (8/5/2026).
Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan bersama Bupati Mandailing Natal H. Syaifullah dan jajaran pemerintah daerah saat membahas rencana pembukaan akses jalan baru penghubung Sumatera Barat--Sumatera Utara, Jumat (8/5/2026).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Mandailing Natal– Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, membahas rencana pembukaan akses jalan baru yang menghubungkan kedua wilayah melalui kawasan perbatasan. Jalur yang direncanakan membentang dari Sigantang, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat, menuju Pastab Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan menjadi akses strategis untuk memperkuat konektivitas antarprovinsi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Pembahasan rencana itu dilakukan dalam kunjungan kerja Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, ke Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (8/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas PUPR Pasaman Barat Bambang Sumarsono dan Kepala UPT KPHL Wilayah Pasaman Barat Yuhan Sahri.

Kedatangan rombongan disambut Bupati Mandailing Natal, H. Syaifullah, bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Afrizal Nasution, Asisten I sekaligus Plt. Kepala Dinas PUPR Sahnan Pasaribu, Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Faizal Lubis, serta Kepala Dinas Kominfo M. Syail Lubis.

Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan mengatakan, pembukaan akses jalan baru tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong pemerataan pembangunan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan dan masih menghadapi keterbatasan infrastruktur transportasi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurutnya, keberadaan jalan penghubung itu berpotensi mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan, mempercepat mobilitas warga, serta membuka akses terhadap berbagai kegiatan ekonomi antardaerah.

“Jalan ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mempermudah mobilitas warga antardaerah,” ujar Ihpan.

Ia menegaskan, rencana tersebut perlu diperjuangkan secara bersama-sama hingga ke tingkat pemerintah pusat agar mendapatkan dukungan dan persetujuan dari kementerian terkait. Dengan demikian, rencana pembangunan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan bersama-sama memperjuangkan rencana ini hingga ke pusat. Semoga mendapat persetujuan dari kementerian terkait sehingga pembangunan jalan ini dapat direalisasikan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Mandailing Natal H. Syaifullah menyambut positif rencana pembukaan jalan tersebut. Ia menilai akses baru itu berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat, terutama di wilayah perbatasan yang membutuhkan dukungan infrastruktur untuk berkembang.

Editor : Berita Minang
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH