Harlina juga mengimbau seluruh pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), camat, wali nagari hingga jorong, untuk aktif menggerakkan kepedulian sosial masyarakat. Melalui program GENTING, seluruh elemen diharapkan dapat berperan sebagai orang tua asuh dengan menyisihkan sebagian rezeki guna membantu keluarga berisiko stunting.
“Ke depan, seluruh pemangku kepentingan diharapkan lebih serius dalam intervensi penurunan dan pencegahan stunting. Camat diharapkan mampu menggerakkan wilayahnya dengan melibatkan organisasi dan komunitas yang peduli terhadap permasalahan ini,” katanya.
Sementara itu, Armen melaporkan pertemuan GENTING ini merupakan kegiatan pertama pada 2026. Sebelumnya, pada 2025 telah dilaksanakan rapat koordinasi percepatan penurunan stunting yang melibatkan OPD, camat, hingga wali nagari.
“Dengan capaian tersebut, pertemuan GENTING 2026 difokuskan pada upaya pencegahan. Sasaran tahun ini sebanyak 668 keluarga berisiko stunting di 11 kecamatan, dengan angka tertinggi di Kecamatan Pasaman,” ungkapnya.
Editor : Ade MS






