SIJUNJUNG - Setelah menempun perjalan dari Gudang Bulog Divre Sumbar Mata Air Padang, beras untuk jaminan hidup (Jadup) bagi keluarga transmigrasi di Padang Tarok Kabupaten Sijunjung, sampai di lokasi.
Ikut mengantarkan beras yang diangkut dengan beberapa truk ini, Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Sumbar Rini Yuliet SP, Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Sosial Budaya, Sudarti, ST, Staf Bidang Transmigrasi Suwardi, dan Damraripel. Dan mereka didampingi pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Trans Kab Sijunjung Darman, SH, didampingi Kepala UPT Padang Tarok SP.1, Syamsul Effendi serta staf UPT dan Pendamping TP2SP.
Namun karena cuaca kurang baik siap hujan dan jalan berlumpur, beras tidak bisa masuk gudang dan menunggu jalan tanah agak mengering.
"Dan butuh perjuangan para sopir truk untuk bisa sampai ke lokasi," kata Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Sumbar Rini Yuliet SP, Sabtu (23/5/2020) yang ikut mengantar beras Jadup ini.
Sebagaimana diketahui, Disnakertrans Sumbar mengirimkan beras untuk jaminan hidup (Jadup) bagi keluarga transmigrasi di Kabupaten Sijunjung, Selasa (19/5/2020).
Adapun warga yang mendapat bantuan beras Jadup ini yakni 221 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Padang Tarok SP.1 Kabupaten Sijunjung. Jumlah beras yang dikirim sebanyak 13.260 kg yang sudah dikemas dalam 265 karung berisi 50 kg dan ditambah karung kecil 10 kg. Dimana setiap KK akan mendapat jatah beras Jadup sebanyak 60 kk.
"Ini merupakan bantuan Jadup beras rawan pangan dari pemerintah," katanya. Hms-Sumbar/BM
Editor : Berita Minang






