PADANG - Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Regina Eye Center bersinergi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Padang menyalurkan bantuan 150 paket sembako pada masyarakat sekitar yang terdampak COVID-19 pada Rabu, (20/05/2020) kemarin.
Direktur RSKM Regina Eye Center, dr. Miss Berlyanti, MARS mengungkapkan bahwa kegiatan itu merupakan program kepedulian Regina Eye Center bersinergi dengan ACT Padang untuk memberikan bantuan pada masyarakat sekitar ring 1 di tengah masa pandemi COVID-19.
"Alhamdulillah kita diberi kesempatan untuk dapat memberikan bantuan sembako pada masyarakat sekitar yang terdampak COVID-19," ujarnya.
Ia menjelaskan, awalnya ia sempat merasa pesimis dengan jumlah bantuan yang akan disalurkan, namun ia tidak menduga ternyata bantuan yang terkumpul tersebut jumlahnya hingga mencapai 150 paket sembako berisi kebutuhan sehari-hari. Bantuan yang terkumpul itu katanya terkumpul dari banyak dokter dan pengelola yang ada di RSKM Regina Eye Center.
"Semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi penerimanya dan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak terutama penurunan pendapatan dan ekonomi karena wabah COVID-19," katanya.
Menurutnya ada alasan yang mengharukan dan menyentuh dibalik keputusan tersebut. Alasannya yakni selama sebelum pandemi terjadi, seluruh karyawannya telah melakukan hal yang terbaik secara bersama-sama dalam menghasilkan benefit pada Regina Eye Center.
"Wabah COVID-19 ini terjadi tidak berasal dari kelalaian para karyawan. Jadi untuk apa merumahkan para karyawan. Mudah-mudahan kami bisa bangkit dari keterpurukan karena wabah pandemi ini. Kami pun akan tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dalam kondisi apapun pada masyarakat yang datang berobat mata ke Regina Eye Center," ujarnya.
Sementara itu, Kepala ACT Padang, Zeng Well menyampaikan ucapan terima kasih keada RSKM Regina Eye Center atas bantuan yang diberikan pada masyarakat yang membutuhkan di tengah wabah COVID-19.
"Semoga bantuan ini dapat mendatangkan amal dan berkah pada yang memberi dan yang menerima," ujar Zeng Well.
Editor :






