PADANG ARO - Mulai besok (Minggu-red) pintu masuk pasar Muara Labuh di Kampung Palak akan dibatasi. Rekayasa untuk masuk dan keluar pengunjung pasar kabupaten di Muara Labuh itu, hanya satu lokasi yaitu di pintu gerbang pasar di jalur dua dari arah Rawang.
Selama ini ada beberapa pintu masuk dan keluar pengunjung pasar kabupaten di Muara Labuh itu, yaitu bisa di jembatan dekat Masjid Nurul Yakin Kampung Palak dan di jembatanan pengubung ke Subarang Suliti.
Mulai besok Minggu (10/5), jalan masuk ke pasar dari jalan Kampung Palak persisnya didekat Masjid Raya Nurul Yakin akan di tutup. Dimana biasanya warga dari arah Koto Baru atau arah Pasar Lama Muara labuh bisa lewat jalan kampung palak dalam untuk ke Pasar di Kampung Palak. Sekarang harus lewat jalan Cuaca, baru masuk di jalur dua Pasar Muara Labuh di Rawang.
Hal yang sama juga akan terjadi penutupan akses jalan masyarakat yang lewat jembatan dari Subarang Suliti. Jadi masyarakat dari Subarang Suliti harus memutar jalan untuk kepasar lewat jalan Rawang.
Hal ini menurut UPT Pasar Dinas Perindag&UKM Solsel, Osmal Hendri, Sabtu (9/5) dalam rangka mendukung memutus mata rantai penyebararan virus Corona, khususnya melalui aktifitas pasar.
Pihaknya dengan dukungan Pemerintahan Nagari Pasir Talang Selatan, pihak Polsek Sungai Pagu melalui Bhabinkantibmas dan TNI melalui Babinsa juga akan melarang pedagang maupun pengunjung pasar yang tidak memakai masker berasa di area atau masuk pasar. Bahkan di pintu masuk pasar itu akan dilakukan pula penyemprotan disinfektan," terang Osmal Hendri.
" besok kita akan swiping pedagang yang tidak masker, demikian juga pagi pengunjung pasar yang tidak pakai masker akan dilarang masuk pasar, " tambah Hendri.
Dukungan untuk pembatasan pengunjung ke area Pasar Muara Labuh di Kampung Palak itu pihak Pemerintahan Nagari, Kapolsek dan Dan Ramil Sungai Pagu sudah disurati secara resmi," tambah Hendri usai meminjam alat penyemprot pada Pemerintahan Nagari Pasir Talang Selatan, Sabtu (9/5).
" besok pengunjung pasar akan disemprot disipektan di pintu masuk jalur dua, di jembatan dekat Masjid Nurul Yakin dan di jembatan arah Subarang Suliti, " terang Hendri.
Editor : Berita Minang






