Karena itu, Mahyeldi menilai pelaksanaan MTQ secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, perlu terus diperkuat. Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembinaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an.
Di sisi lain, Mahyeldi juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota agar mempercepat pelaksanaan MTQ di daerahnya masing-masing. Langkah tersebut diperlukan untuk memberikan waktu pembinaan yang lebih optimal bagi peserta potensial yang akan berlaga di tingkat provinsi dan nasional.
“Kita berharap dari MTQ yang dilaksanakan di kabupaten dan kota akan lahir qori dan qoriah terbaik yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan dewan hakim dan juri agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Penilaian harus dilakukan secara transparan dan objektif sehingga hasil perlombaan benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.
Editor : Marjeni Rokcalva






