Mempertahankan Bahasa Minangkabau di era digital bukanlah perkara mudah, tetapi bukan pula sesuatu yang mustahil. Dengan pendekatan yang kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, bahasa ini dapat terus hidup dan berkembang di tengah tantangan global. Kunci utamanya terletak pada kesadaran kolektif kita sebagai orang Minangkabau, bahwa bahasa adalah ruh dari kebudayaan kita. Tanpa bahasa, identitas bisa memudar; namun dengan bahasa yang lestari, warisan budaya akan terus hidup dan menyatu dalam denyut kehidupan generasi yang akan datang. (***)
Mempertahankan Bahasa Minang di Era Digital pada Gen Z
Mahasiswa Sastra Minangkabau Universitas Andalas Padang
Opini lainnya
Rahma Wulandari
Mau Tahu? Inilah Permainan Anak Nagari Minangkabau
Mau Tahu? Inilah Permainan Anak Nagari Minangkabau
Sasmita Zulianti
Songket Minangkabau: Dari Pandai Sikek Hingga Silungkang
Songket Minangkabau: Dari Pandai Sikek Hingga Silungkang
Muhammad Arman Malik
PSN Merauke dan Hak Veto yang Tak Pernah Diberikan
PSN Merauke dan Hak Veto yang Tak Pernah Diberikan






