PADANG PANJANG — Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memiliki peran strategis dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban lingkungan serta membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat. Keberadaan Satlinmas juga penting dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan kerawanan sosial sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, saat membuka Pelatihan Pemberdayaan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) secara daring di Hotel Aulia, Rabu (14/10/2026).
“Keberhasilan Satlinmas diukur melalui kontribusinya dalam menciptakan rasa aman, mencegah gangguan, membantu masyarakat dalam keadaan darurat, dan membangun lingkungan yang tertib serta tangguh,” ujar Hendri.
Menurut Hendri, anggota Satlinmas harus memiliki kedekatan dengan masyarakat agar mampu mengenali kondisi lingkungan serta mendeteksi potensi gangguan keamanan dan kerawanan sosial sejak dini. Selain menjaga ketenteraman dan ketertiban lingkungan, Satlinmas diharapkan berperan aktif dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan serta membantu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan kondisi darurat sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Melalui pelatihan tersebut, Hendri berharap anggota Satlinmas dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan sehingga mampu menjalankan tugas secara optimal di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar, Marjulas Sabri, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diikuti 50 peserta dari 16 kelurahan. Peserta terdiri atas tiga anggota Satlinmas dan satu kepala seksi pemerintahan serta ketenteraman dan ketertiban umum dari setiap kelurahan.
Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan anggota Satlinmas dalam membantu pemerintah menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta mendukung penanganan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. (Lex)
Editor : Armed






